Penyebab Banyak Diskon Granit Motif Kasar Di Toko Bangunan

Dari berbagai jenis material untuk lantai atau countertop, batu granit merupakan salah satu bahan yang kian meroket ketenarannya.

Bagaimana tidak? Batu granit bukan saja memiliki banyak desain mewah yang sangat menawan, tetapi juga penuh dengan manfaat yang tidak terduga sebelumnya.

Baca Juga: wallpaper dinding kamar

Stylish dan tampil kinclong, batu granit juga praktis dan punya daya fungsionalitas yang tinggi.

Meski demikian, harga yang dinilai agak mahal kerap menjadi kendala bagi konsumen untuk membelinya. Namun hal tersebut tak berlaku bila anda berbelanja di Graha Bangunan.

Supermarket bahan bangunan nomor satu di Eks Karesidenan Kediri ini terus memberikan promo harga terbaik bagi customer setianya.

Salah satunya promo produk terbaru Granito kasar Unpolished. Tersedia dalam varian warna, granit ini mendapat potongan harga khusus dimana konsumen bisa membelinya hanya dengan harga Rp 120 ribu saja per dos nya.

“Produk ini harga normalnya Rp 135 ribu. Dengan diskon harga jadi lebih murah,” ungkap Store Supervisor Graha Bangunan, Marga Debry, Senin (2/9/2019).

Dikatakannya, Granito kasar Unpolished memiliki banyak pilihan varian motif warna.

Di antaranya salsa aluminium dune, salsa honey stone, salsa black dune, salsa aluminium stone, salsa Arezzo stone dan salsa coffee stone.

“Lantai granit memiliki beberapa warna yang sebaiknya dipilih berdasarkan fungsi ruang, sehingga karakter ruangan dan warna lantai granit dapat menjadi komposisi yang pas. Lantai granit kasar berwarna hitam baiknya dipasang pada dapur atau kamar mandi untuk memberikan kesan tegas dan teduh,” kata dia.

Lihat yuk: Harga Granit

Selain kesan mewah secara estetika, granit dari Granito ini juga memiliki ketahanan yang tak perlu diragukan lagi.

“Masalah yang kerap dihadapi dari flooring jenis bahan lain seperti kayu adalah lapuk, pecah, atau basah dimakan usia. Namun, batu granit yang sudah mendapatkan proteksi berupa lapisan seal akan memiliki daya tahan terhadap air dan kelembaban,” paparnya.

Advertisements

Menteri Airlangga Rayu Sri Mulyani Hapus Pajak Kayu

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto tengah melobi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati agar mau membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap kayu log alias kayu mentah sebelum diolah menjadi produk kayu. Ini dilakukan untuk mendukung daya saing dan kinerja ekspor kayu dan produk kayu nasional.

Hal ini diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait peningkatan ekspor mebel, kayu, dan rotan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (10/9).

Baca Juga: harga triplek

Darmin mengatakan lobi dilakukan Airlangga setelah mendengar keluhan dari para pengusaha bahwa PPN sebesar 10 persen membuat kayu mentah asal Indonesia lebih mahal ketimbang negara lain.

“Pengusaha keluhkan kayu log kena PPN, sehingga pengolah kayu harus bayar PPN 10 persen juga. Nah, tadi menteri perindustrian bilang sedang dibahas dengan menteri keuangan untuk me-nol-kan,” ungkap Darmin, Selasa (10/9).

‘Dibisiki’ Bank Dunia, Jokowi Minta Industri Kayu Lebih Kuat
Kendati begitu, Darmin belum bisa memberi sinyal apakah keinginan Airlangga akan direstui Sri Mulyani. Ia juga tidak tahu ihwal target waktu implementasi kebijakan tersebut.

Namun, ia memastikan pembahasan ini akan dipercepat pemerintah karena ini merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar ekspor kayu dan produk kayu Indonesia bisa merebut pasar dunia yang belakangan ditinggalkan oleh China.

Terlebih, ekspor kayu dan produk kayu Indonesia dianggap berpeluang besar merangsek masuk pasar Amerika Serikat. Tak heran, sebab AS tengah mengenakan tarif bea masuk impor hingga 25 persen kepada kayu dan produk kayu dari China.

“Karena ini lebih banyak bicarakan industri, ya nanti menteri perindustrian yang harus sambungkan mengenai ini dan follow up-nya. Pokoknya tadi banyak yang diminta,” ucap mantan direktur jenderal pajak itu.
Lihat juga: Jokowi Kecewa 33 Pabrik yang Hengkang dari China Tidak ke RI
Sebelumnya, Jokowi mengaku telah mendapat ‘bisikan’ dari Bank Dunia mengenai potensi industri kayu dan produk kayu di tengah kemelut perang dagang AS dan China.

Untuk itu, mantan gubernur DKI Jakarta tersebut ingin para menteri bisa segera meracik kebijakan yang mampu mendorong daya saing dan kinerja ekspor sektor tersebut. Dengan begitu, pelaku usaha bisa fokus meningkatkan produktivitas dengan produk yang lebih unggul dibanding produk serupa milik negara lain.

Pilihan Redaksi: plakat akrilik

“Saya mendapat informasi yang sangat detail dari World Bank bahwa sekarang ini, mebel, produk kayu, dan rotan, itu adalah kesempatan besar untuk masuk ke pasar, terutama yang berkaitan dengan perang dagang,” ujar Jokowi.

Teknologi 4.0 dalam Desain Furnitur Ruang

Kemajuan teknologi memiliki pengaruh besar dalam berbagai hal, begitu pula soal mendesain furnitur. Ini menjadi salah satu poin utama dalam mewujudkan rumah idaman yang super nyaman.

Melihat kriteria hunian impian setiap orang yang berbeda-beda, Idemu dari Vivere hadir memberi solusi. Adalah personalisasi desain furnitur built-in yang fungsional yang dapat disesuaikan dengan ide dan keinginan lewat teknologi 4.0.

Baca Juga: harga cat tembok

“Teknologi 4.0 kita terapkan dengan langkah pertama proses desain memakai software yang bisa langsung keluar dengan harganya. Customer bisa ubah desain rumah dengan cepat,” kata William Simiadi, Managing Director Vivere Group di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa, 10 September 2019.

Bersama teknologi ini, desain tidak perlu menunggu lama dan personalisasi ruang dapat disesuaikan dengan bujet. Setelah desain terkoneksi ke pabrik dan mengecek detail desain tersebut.

“Di pabrik, operator tinggal scan barcode terkoneksi ke mesin apa yang harus dipotong, ukuran, warna, spec untuk mencegah terjadinya kesalahan,” tambah William.

Sesuai tajuk, Idemu sendiri mengusung tagline “Rumahmu, Idemu”. Hal tersebut merujuk pada masing-masing customer yang mempunyai ide, gaya hidup, kebutuhan, serta life stages yang berbeda-beda.

Artikel Terkait: harga cat no drop

“Ada yang masih single, berkeluarga, punya anak, atau mau pensiun. Saat mereka mau melakukan untuk rumah, kita mencoba untuk mencari solusi,” ungkap William.

Kisah Kuli Bangunan Cari Keadilan

Satreskrim Polres Kendal turut berkomentar tentang Musonifin terpidana kasus rudapaksa yang divonis hukuman delapan tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Kendal.

Baca Juga: standar upah tukang bangunan harian

Musonifin merupakan pemuda asal Desa Pesawahan Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal.

Merasa di dalam persidangan anaknya penuh dengan kejanggalan, ayah Musonifin, Susilo yang merupakan seorang kuli bangunan, berusaha mencari keadilan.

Susilo menambahkan penyidik menuding anaknya melakukan tidakan tidak senonoh dari pukul 10.00 hingga mendekati pukul 12.00.

“Waktu itu hari Jumat, anak saya sendiri tidak berada di rumah, sedang berada di sekolah untuk mengambil ijazah untuk kuliah. Anak saya juga ketemu tetangganya di kecamatan mengurus SKCK yang saat itu digunakan untuk kuliah,” jelasnya.

Dirinya menyayangkan adanya perubahan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang tidak sesuai dengan tudingan awal.

Dimana di dalam BAP tersebut rudapaksa terjadi dari pukul 14.00 sampai sore.

“Awalnya saya tidak merespon karena saya tidak percaya. Karena tidak ada apa-apa. Justru rumah yang dituduhkan untuk pencabulan nyatanya keluarga korban ada di dalam rumah,” tuturnya.

Saat persidangan, kata dia, tidak ada saksi yang memberikan keterangan anaknya melakukan pencabulan.

Artikel Terkait: harga kayu

Selain itu, selimut yang disita penyidik untuk barang bukti tidak ditunjukan di persidangan.

Sejarah Pembangunan Jalur Kereta Api Bogor – Sukabumi – Cianjur

Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkumpul di Hotel Heritage Bogor. Setelah beberapa menit, kemudian mereka menuju Stasiun Bogor yang berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki ke arah pusat kota.

Baca Juga: kitchen set

Selama di perjalanan banyak hal yang ditemui oleh rombongan. Namun rombongan hanya fokus ke Stasiun Bogor. Mereka merupakan peserta dari program Smiling West Java Historical Rail Heritage Trail Buitenzorg-Soekaboeni-Tjiandjoer yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat melalui bidang Pemasaran.
Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Perkebunan Jabar Dody Firman Nugraha, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Andres Wijanto serta sejumlah unsur pimpinan OPD di Pemprov Jabar termasuk dari Dinas Perhubungan Jabar.

Sehari sebelumnya atau Rabu malam (4/9/2019), rombongan mendapat pengetahuan tentang sejarah perkeretaapian di Indonesia, khususnya di Jabar. Sehingga para rombongan tidak “ngatog” pengetahuan saat berkunjung ke Stasiun Bogor yang menjadi titik awal pembangunan perkeretaapian Bogor-Sukabumi – Cianjur.

Diantar oleh seorang penggiat wisata Heritage kereta api, Dicky Soeria Atamdja, yang sudah paham dan sering melakukan wisata Heritage kereta api. rombongan tiba di stasiun Bogor. Semua rombongan dibuat takjub dengan kontruksi bangunan stasiun Bogor yang masih terawat dengan baik.

Tiba di Stasiun Bogor, rombongan langsung dibawa ke ruang VIP stasiun. Disana mereka mendapat penjelasan dari sang guide Dicky asal mula dan sejarah perkeretaapian Boitenzorg – Soekaboeni – Tjiandjoer.

Stasiun Bogor dibangun awalnya sepadan dengan Istana Bogor. Stasiun ini merupakan bangunan yang terdiri atas dua bangunan yang berdampingan. Bangunan utamanya adalah bangunan area masuk ke stasiun, lobi, kantor administrasi, tempat penjualan tiket dan fasilitas lainnya. Sementara itu, bangunan keduanya adalah bangunan kanopi yang menaungi peron dan dua jalur kereta api.

Stasiun Bogor dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1872 sebagai titik akhir jalur kereta api Batavia – Weltevreden – Depok – Buitenzorg. Stasiun ini dibuka untuk pertama kalinya untuk umum pada 31 Januari 1873. Tidak kurang dari 40 tahun pertama, stasiun ini dikelola oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij, dan baru pada tahun 1913 dibeli oleh
Staatsspoorwegen (SS) termasuk jalurnya. Tahun 1881 dibangun stasiun baru. Sepanjang 1881-1883 SS melanjutkan pembangunan jalur kereta api dari Bogor – Sukabumi dan hingga 1887 terhubung hingga Tugu Yogyakarta.

Dahulu, sebuah lapangan luas bernama Taman Wilhelmina pernah menjadi bagian dari stasiun Bogor. Namun sekarang hanya berupa tanah kosong bekas bangunan liar.

Pada ruang VIP berdiri monumen prasasti dari marmer berwarna merah maron setinggi 1 meter. Monumen ini sebagai simbol tanda ucapan selamat pagi dari para karyawan SS kepada David Maarschalk yang memasuki masa pensiun atas usahanya mengembangkan jalur kereta api di Jawa. Prasasti ini dibuat sebagai pengganti patung David Maarschalk yang dulunya berada di tempat prasasti ini.

Renovasi stasiun pernah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan tahun 2009. Bangunan stasiun yang bertuliskan “1881” ini, yang menghadap Jalan Nyi Raja Permas Raya (Taman Topi) ini akhirnya tidak difungsikan sebagai pintu masuk stasiun untuk umum. Kini bangunan stasiun dipindah menghadap Jalan Mayor Oking.

Stasiun ini terbagi atas dua bangunan yang saling berdampingan. Bangunan utamanya adalah berupa, area masuk stasiun, lobi, kantor administrasi, tempat penjualan tiket dan fasilitas lainnya. Bangunan lainnya adalah bangunan kanopi yang menaungi peron dan dua jalur kereta api. Bangunan utama stasiun yang ada saat ini, diresmikan sejak 1881 dan tidak banyak berubah sampai sekarang.

Stasiun ini bergaya Eropa dengan berbagai motif. Misalnya ada yang bermotif geometris awan, kaki-kaki singa, dan relung-relung bagian lantai. Gaya desain ini merupakan gaya dengan nuansa kental Yunani Klasik namun dengan campuran, yaitu memiliki bentuk simetris dan serba persegi. Pada masanya, (1880 – 1889), bangunan seperti ini menjadi tren di Hindia Belanda.

Arsitektur bangunan utama menampilkan ciri khas dari gaya arsitektur Indische Empire dengan bentuk massa bangunan yang simetris dengan pintu masuk dan lobi utama bergaya No-Klasik.

Kesan anggun dari stasiun ini tercipta dari bentuk atap pelana dengan bentuk segitiga dan gerbang melengkung pada fasad depan bangunan. Sedangkan pada bagian belakangnya, berupa dinding plesteran dengan ornamen garis-garis serta akhiran cornice pada bagian atas berpola lekukan-lekukan kecil yang menurut istilah arsitektur klasik disebut sebagai guttae, membingkai atap jurai di atasnya. Pintu dan jendela memiliki penutup kayu yang akhirnya memperkuat kesan klasik dari bangunan ini. Sedangkan pada bangunan di emplasemen, berupa struktur atap bentang lebar dengan rangka baja dan penutup atap plat besi gelombang.

Stasiun ini memiliki dua lantai. Desain tangga kayu meliuk-liuk menghubungkan lantai 1 dengan lantai 2. Karakteristik bangunan utama khas dengan gaya Indische Empire sedangkan pada lobi bergaya Neoklasik.

Indische Empire adalah gaya arsitektur era kolonial Belanda di Indonesia yang berkembang sekitar abad 18 dan 19. Gaya ini terlahir dari gaya hidup orang Eropa di Indonesia. Bangunan-bangunan dengan gaya ini berupa adaptasi aliran Neoklasik yang populer di Eropapada masa itu dengan kondisi iklim dan bahan bangunan setempat. Bangunan-bangunan dengan gaya ini bercirikan umum adalah mempergunakan kolom-kolom dorik pada teras depan dan halaman yang luas.

Pilihan Redaksi: pagar rumah

Neo Klasik yang juga disebut sebagai New Classicism adalah pergerakan aliran arsitektur di Eropa dan Amerika yang dimulai pada pertengahan abad ke-18. Gaya ini terinspirasi oleh reruntuhan arsitektur Yunani Klasik dan terutama Romawi.

Desain atap emplasemen (kanopi/overkapping) membentang lebar dengan rangka baja dan penutup atap dengan besi bergelombang. Atapnya sendiri merupakan atap pelana dan memilik bentuk segitiga dan gerbang lengkung. Pada bagian belakang dinding plesteran, terdapat ornamen garis-garis serta akhiran cornice (Hiasan pada tepian dan sudut bagian atas tembok, pilar atau gedung berupa profil ukiran atau molding yang menonjol ke luar sebagai akhiran dinding) pada bagian atas berpola lekukan-lekukan kecil yang dinamakan guttae (dalam istilah arsitektur klasik berarti membingkai atap jurai di atasnya).
Sedangkan Molding atau Moulding sendiri adalah garis/kontur dekoratif berbentuk permukaan datar atau melengkung, cekung atau menjorok keluar yang dipergunakan untuk hiasan dinding, batu atau kayu.

Sementara jalur kereta api Boitenzorg – Soekaboeni – Tjiandjoer dibangun oleh perusahaan Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada 1863 dan menjadi jalur kereta api tertua di Jawa Barat, setelah Semarang – Tanggung. Namun sayang, jalur ini banyak dilupakan setelah dibanggunya jalur Batavia – Bandoeng via Poerwakarta tahun 1915.

Adalah David Maarschalk yang mampu mengembangkan jalur Bogor – Sukabumi – Cianjur ini. Pembangunan jalur kereta api awalnya untuk kepentingan Militer Belanda serta untuk mengangkut hasil perkebunan di Jawa Barat ke Batavia. Lambat laun, jalur kereta api ini dimanfaatkan juga untuk kepentingan transportasi umum dan Pariwisata.

Wisata sejarah kereta api di Jabar sangat layak dikembangkan. Hampir semua stasiun kereta dan jalur di Jabar adalah yang ter : seperti Terowongan tertua yakni Terowongan Lamphegan dibangun 1879-1882, terowongan terpanjang sepanjang 1 Km yakni terowongan Wilhemina arah Banjar, jembatan kereta api terpanjang jembatan Cikupa, jembatan terindah ornamennya Jembatan Tanjungsari, dan Stasiun Tertinggi yakni Stasiun Cikajang. Selain itu dari 19 terowongan kereta api yang ada di Indonesia sebanyak 6 atau spertiganya ada di Jabar. Jadi kurang apalagi?

Apalagi pemandangan di tanah Priangan yang geografisnya berbukit bukit. Ini yang menyebabkan pemerintah ingin me gembangkan jalur kereta api di Jabar sebagai jalur pariwisata.

Semuanya dijelaskan Dicky dengan gamblang tanpa tertinggal satupun sehingga peserta rombongan dibuat mengerti dan paham. Usai mendapat penjelasan dari sang guide, semua peserta langsung menuju kereta Pangrango untuk menikmati perjalanan historical Heritage Trail way Boitenzorg – Soekaboemi – Tjiandjoer.

Sepanjang perjalanan, sang guide tak henti hentinya memberikan keterangan dan pengetahuan soal jalur bersejarah tersebut. Bahkan di setiap stasiun pun keterangan terus mengalir termasuk keindahan kiri kanan jalur. Agar penjelasan lebih aktif, Dicki pun sering melontarkan kuis seputar sejarah perkeretaapian di Jabar.

Tak terasa perjalanan dua setengah jam perjalanan Bogor – Sukabumi pun sampai. Di Stasiun Sukabumi, lagi lagi para peserta mendapat penjelasan tentang sejarah dan kondisi stasiun hingga saat ini sambil menunggu kereta api Siliwangi untuk menunu stasiun Cianjur. Perjalanan dari Sukabumi ke Cianjur kurang lebih satu jam.

Tiba di Cianjur rombongan langsung disambut dan diantar ke Pendopo Kabupaten Cianjur untuk rehat sejenak sambil mendapat pengetahuan tentang Kabupaten Cianjur dan sejarahnya.

Cara Direktur Rumah Sakit Ananda Kenalkan Kepedulian Sosial ke Neymar

Membentuk karakter peduli sesama pada anak memang mestinya ditanamkan sejak dini.

Seperti yang dilakukan Direktur Rumah Sakit Ananda, dr Fadli Ananda.

FA akronim Fadli Ananda, punya cara sendiri menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama pada anak.

Baca Juga: ukuran besi hollow

Salah satunya dengan mengajak putra pertamanya Neymar mengunjungi rumah korban kebakaran Dg Matio (50) di Jl Jalan Toa Daeng, Batua Raya, Kecamatan Manggala, Makassar, Kamis kemarin.

Pada kesempatan itu, FA dan putranya Neymar menyalurkan bantuan bahan bangunan berupa semen, spandex, besi holow, dan besi beton.

“Saya sengaja mengajak Neymar, agar dia bisa melihat langsung bagaimana hidup ini berjalan. Banyak ujiannya dan tidak mudah,” kata Dokter Fadli, dalam rilisnya, Jumat (6/9/2019) siang.

Menurut pemilik RS Ananda ini, kunjungan tersebut adalah bentuk kepedulian sosial untuk meringankan beban Dg Matio.

Pilihan Redaksi: kanopi kaca

“Bantuan yang kami berikan tidak seberapa, tapi minimal bisa meringankan beban Dg Matio yang rumahnya habis terbakar,” ujar FA yang digadang-gadang bakal meramaikan bursa Pilwalkot Makassar 2020 ini.

Fadli mengaku prihatin melihat puing-puing rumah bekas kebakaran milik Dg Matio.

Ilmuwan Muslim Kembangkan Pompa Air

Industri kincir air dibangun di Andalusia pada abad kesebelas dan ketigabelas. Industri tersebut menyerap banyak tenaga kerja. Di sisi lain, para insinyur Muslim juga terus mengupayakan peningkatan kinerja kincir air. Paling tidak, mereka menggunakan dua cara untuk mencapai output maksimum dari kincir air. Pertama, mereka berusaha untuk memperbesar aliran air.

Baca Juga: harga baja ringan per batang

Sedangkan, cara kedua, mereka menggunakan jenis kincir air yang tenaganya berasal dari roda air yang dipasang di sisi kapal yang tertambat. Kincir tersebut banyak digunakan di sepanjang Sungai Tigris dan Efrat, Irak, pada abad kesepuluh.

Kincir air yang dipasang pada kapal itu terbuat dari kayu jati dan besi. Pemanfaatan kincir air itu salah satunya digunakan untuk keperluan tempat penggilingan jagung menjadi tepung. Setiap hari, dihasilkan 10 ton tepung jagung untuk keperluan makanan di Baghdad.

Selain kincir air, ilmuwan di masa Islam juga melakukan pengembangan teknologi mesin pompa air. Contoh awal mesin pompa air adalah Shaduf, Saqiya, dan Naura. Pada tahap awal, ilmuwan Muslim melakukan eksplorasi metode baru untuk meningkatkan efektivitas mesin pompa air.

Al-Jazari, seorang insinyur, ahli matematika, dan astronom dari Persia dan Taqi al-Di-n, seorang ilmuwan dari Damaskus, menjelaskan perlunya pengembangan mesin pompa air tradisional untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan bermanfaat.

Pada abad ke-13, Al Jazari dalam buku Al-Jami’ Bayna Ilm wal-Amal Na-fi fi- Sina at al-Hiyal menjelaskan rancangan beberapa jenis pompa air. Sedangkan, Taqi al-Din menggambarkan sejumlah pompa air dalam buku Al-Turuq Al-Saniya.

Dalam buku Al-Turuq Al-Saniya, Taqi al-Din, memuat pula mesin pompa air yang dikembangkan Al-Jazari dan kemudian ia modifikasi. Ia menggambarkan mesin pompa air dengan silinder yang saling berhadapan.

Artikel Terkait: spandek

Pompa ini dianggap sebagai prestasi gemilang Al-Jazari pada pembuatan alat mekanik dalam sejarah. Bahkan, para sejarawan mengungkapkan, mesin pompa air buatan Al-Jazari merupakan pola dasar dari mesin uap yang dikembangkan oleh umat manusia.

Banyak angka dan gambar dalam manuskrip Al-Jazari yang kurang tepat akibat kesalahan para penulis bukunya. Hal ini membuat para ahli sejarah teknologi tak mencapai kesepakatan mengenai desain yang benar dari mesin pompa air tersebut.